Potret Ekspresi Jiwa

Dari mata turun ke hati

Sebuah perjalanan dimana diri merasa kejenuhan yang teramat dalam. Mencoba melakukan hal yang baru tapi tidak sesuai yang aku mau. Rasa seperti ingin memuat ulang kenangan yang telah terjadi. Tapi diri ini menahan agar tidak terjadi lagi, lagi dan lagi.

Fotografi, salah satu wadah ekspresi jiwaku di dalam potret yang menghasilkan seni visual indah dipandang dan dinikmati oleh mata. Seni potret sudah ku jamah dari setahun yang lalu.

Banyak hal yang ku tuang dalam satu potret. Kita bebas mengekspresikan hal yang kita suka. Mau itu alam semesta, sosialita, maupun seseorang di dalam hidup kita.

Kenangan salah satu hal favorit dalam sebuah potret. Ceritaku berawal dari sebuah potret dimana diriku sedang menikmati sebuah matahari terbit di perkemahan. Kala itu aku duduk, sedang menunggu matahari yang bangun dari tidurnya. Keindahan terasa saat matahari mulai memancarkan sinar nya.

Seseorang yang menemaniku sedang “hunting” menangkap potret yang ada disekitar kita. Tak ku sadar Ia sedang mengambil potretku yang duduk memandangi matahari. Saat itu perasaan dimana kita masih merasa saling mengagumi dan dikagumi.

Ia salah satu inspirasi potret jiwaku. Mengambil potret dari mengagumi seseorang di dalam hidupnya. Dan akupun mulai mengikuti jejaknya, menjadikan potret sebagai ekspresi jiwa saat merasa senang maupun sedih.

Kenangan tidak pernah mati, ku pikir begitu. Dalam potret  ku tuang kesedihan, kepedihan, kekecewaan, kesenangan, kebahagiaan semua hal yang bisa ku rasa dan ku bagi dalam hidup ini. Jadi sangat banyak sesuatu yang bisa di pelajari dalam fotografi, dari sebuah potret bisa jadi kenangan yang indah.

Belajar Barista

Dari ngopi jadi belajar buat kopi

Ceritanya dulu belajar kopi pertama di tempat kerja pertama di Kim Soo Cafè Seminyak, Bali tahun 2016.

Semua basic kopi diajarin tapi cuma espresso based aja. Belajar dari para pro barista disana ‘cie pro’ hehe lanjut jadi pas liat cara mereka buat kopi asik juga nih.

Setiap barista punya caranya sendiri untuk berkembang. Nah, dari Kim Soo jadi suka ‘ngopi’ dan nongkrong bareng temen. Hingga punya pacar barista lo dulu, agak awkward sih hehe.

Pada saat ingin cari pengalaman lebih, terdamparlah aku ke coffee shop berikutnya Revolver Espresso Seminyak, Bali tahun 2017 lalu.

Disana aku dapet ilmu tentang Manual Brew, asiikkk banget! Dari Cold Brew sampai Pour Over/ V60. Cuma sayang gak ada Vietnam Drip, tapi tetep seru!

Jadi aku ngajuin Training Barista 3bulan untuk ngisi waktu libur kuliah + nilai training kuliah 😁 itu pas tahun 2018 kemarin.

Belajar barista itu susah gampang, buat kopi juga mesti dari hati dan mood kalian lo. Gak semudah lihat pro barista buat ‘latte art’ hmm.

Jadi awal diajarin dasar kopi, rasa, dan karakter kopi dulu. Setelah teori berkembang baru lanjut ke praktek latte art. Hal yang paling favorit saat membuat kopi!

Pertama latte art bikin gregetan asli, ekstra sabar dan ekstra perasaannya. Mesti pelan dan dari hati.

Sama seperti mencintai, butuh kesabaran dan pengorbanan hati (:

Jatuh bangun belajar ekstra, akhirnya dari lihat pro barista buat latte art aku bisa belajar otodidak, yeyyyyyyy

Enggak sulit mau belajar barista asal perlu niat, mau belajar, dan gak cepet mudah menyerah.

Dari guru saya @wahparama21 , dia ngajarin bahwa jangan menyerah jika gagal diawal, teruslah coba sampai bisa 🙂

Terimakasih banyak pengajarannya, jadi penikmat kopi gak hanya bisa nikmatin kopi enak, tapi justru mesti bisa buat kopi yang enak pula. Dan usaha itu enggak pernah mengkhianati hasil.

Foto : Caffèè Lattè

Sajak Awal Cerita Menjadi Blogger

Ruang hidup saya ada disini.

8 Feb ’19 – Halo nara blogger, di tahun 2019 banyak hal yang akan aku jadikan resolusi. Awalnya ingin lanjut buka usaha ‘kuliner’, tapi karna kegiatan kuliah yang sibuk banget juga di tambah rutinitas pekerjaan yang padat, jadi aku kesampingkan pikiranku untuk usaha.

Hffffff :((

Saat saat yang sudah berlalu di tahun 2018, umurku yang menginjak 20th, banyak pelajaran yang aku dapat.

Mulai dari kisah percintaan yang rumit, pekerjaan yang membosankan, hingga perkuliahan yang semakin sibuk huhu.

Awal mula mau jadi blogger, karna setiap orang atau teman atau sahabat bahkan pacarpun tidak ada untuk kita selama yang kita mau dan selama yang kita inginkan. Jadi aku putuskan mencurahkan isi hati ke ‘diary online’ ini.

Walaupun susah gampang mempelajari hal jadi blogger itu apa sih? Gimana sih caranya? Langkah awalnya seperti apa sih? Kalau ada niat ya pasti ada jalan.

Seenggaknya, isi hati tercurahkan dan urusan bisnis atau keuangan itu belakangan ya hehe.

Dari hobi suka masak, barista, dan akhirnya berlabuh ke dunia fotografi. Aku jadi paham bahwa makna hidup bukan hanya ada satu, tapi banyak hal yang bisa dipelajari dari hobi.

Blog selanjutnya akan membahas tentang apa aja sih hobi / kesenangan aku. Yuk kepoin, check it out!